Bedah teknis membangun ekosistem komprehensif yang menggabungkan fitur ala Google Colab, Labelbox, dan ChatGPT dalam satu infrastruktur internal.
Menyiapkan ruang kerja komputasi terisolasi secara instan bagi ratusan mahasiswa bersamaan tanpa menyebabkan server utama tumbang.
Membagi 1 GPU fisik ke banyak container menggunakan NVIDIA vGPU / MIG adalah tantangan infrastruktur tingkat lanjut.
Menarik Docker Image berukuran Gigabyte dalam hitungan detik (saat kelas dimulai) tanpa membebani bandwidth kampus.
Sistem ini bukan sekadar form dan tabel (CRUD). Anda harus merancang antarmuka grafis yang berat menggunakan library manipulasi Canvas/DOM interaktif.
Mencakup spektrum luas mulai dari Machine Learning klasik, Computer Vision, hingga Generative AI (LLM lokal) yang memakan VRAM luar biasa besar.
Memproses PDF jadi vektor, setup Vector DB, dan menjalankan model Llama 3 secara lokal tanpa biaya API.
Mengimplementasikan library riset Python (Fairlearn/AIF360) untuk mensimulasikan bias pada model mahasiswa.
Celery & Redis Message Broker
Email Notifikasi 5 Jam Kemudian
Pelatihan model memakan waktu berjam-jam. Aplikasi tidak boleh "menunggu" (*loading*) terus menerus.
Mengizinkan mahasiswa mengeksekusi kode Python kustom di server kampus membuka pintu kerentanan besar. Jailbreaking prevention, pembatasan firewall, dan pemindaian Abstract Syntax Tree (AST) untuk Plagiarism Checker adalah langkah mutlak.
Proyek ini idealnya dikerjakan oleh tim lintas divisi (DevOps, Data/AI Engineer, Fullstack) secara bertahap (Agile). Meluncurkan seluruh fitur sekaligus adalah anti-pattern yang berisiko tinggi.